Dinkes OKI Maksimalkan Pelayanan Kesehatan bagi Warga Terdampak Banjir, Dirikan Posko di Sejumlah Kecamatan
Kayuagung, jendelasumsel.com — Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) bergerak cepat memaksimalkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak banjir di sejumlah wilayah. Melalui puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan, Dinkes OKI langsung turun ke lapangan dengan mendirikan posko-posko kesehatan sejak banjir terjadi.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKI, H. Iwan Setiawan, SKM., M.Kes., mengatakan langkah cepat ini dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan warga tetap terpantau sekaligus mencegah munculnya penyakit pascabanjir.
“Puskesmas langsung melakukan pemantauan ke lokasi terdampak dan mendirikan posko kesehatan untuk memberikan pemeriksaan serta pelayanan kesehatan kepada warga,” ujar Iwan Setiawan saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (22/1/2026).
Ia menjelaskan, tenaga medis di posko kesehatan telah menangani berbagai keluhan warga, baik penyakit menular maupun tidak menular. Keluhan yang paling banyak ditemui antara lain penyakit kulit seperti gatal-gatal akibat kontak langsung dengan air banjir, serta penyakit tidak menular seperti hipertensi.
Selain layanan pengobatan, Dinas Kesehatan OKI juga menyalurkan bantuan makanan tambahan (BMT) bagi ibu hamil dan balita guna menjaga kesehatan kelompok rentan. Bantuan tersebut diberikan bersamaan dengan distribusi obat-obatan dan pelayanan kesehatan lainnya.
Berdasarkan data sementara, lebih dari 3.000 kepala keluarga (KK) tercatat terdampak banjir yang tersebar di Kecamatan Kayuagung, Lempuing, Lempuing Jaya, Mesuji, SP Padang, dan Air Sugihan. Pelayanan kesehatan juga sempat difokuskan di Kelurahan Kedaton, Kecamatan Kayuagung, sebagai salah satu wilayah terdampak.
Dinas Kesehatan OKI turut mengimbau masyarakat agar tetap menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) selama berada di wilayah banjir. Warga diminta menggunakan sarung tangan dan alas kaki seperti sepatu boot karet saat beraktivitas di area banjir, serta memastikan air minum yang dikonsumsi bersih dan tidak terkontaminasi.
“Untuk menjaga daya tahan tubuh, masyarakat dianjurkan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang, menambah asupan vitamin C, serta segera memeriksakan kesehatan jika mengalami keluhan,” tambahnya.
Dengan berbagai upaya tersebut, Dinas Kesehatan OKI berharap dampak kesehatan akibat bencana banjir dapat ditekan, sehingga masyarakat tetap memperoleh pelayanan kesehatan secara optimal meski berada dalam kondisi darurat bencana. (0ni)


Tidak ada komentar