Cegah DBD dan Malaria, PLTU Banjarsari Turunkan Tim Pemburu Jentik di Merapi Timur


LAHAT, Jendelasumsel.com
– Komitmen menjaga kesehatan masyarakat terus ditunjukkan PLTU Banjarsari. Bersama Puskesmas GGB Kecamatan Merapi Timur, perusahaan ini menggelar program pencegahan penyakit demam berdarah (DBD) dan malaria di wilayah Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut melibatkan seluruh elemen masyarakat. Bahkan, tim khusus “pemburu jentik nyamuk” diterjunkan langsung ke rumah-rumah warga guna memastikan tidak ada tempat berkembang biaknya nyamuk penyebab penyakit.

Pantauan di lapangan, Kamis (19/2/2026), tim gabungan CSR PLTU Banjarsari dan Puskesmas GGB menyasar Desa Sirahpulau. Mereka membawa berbagai perlengkapan, mulai dari alat fogging hingga bubuk abate yang dibagikan secara gratis kepada warga.

Antusiasme masyarakat terlihat jelas. Perangkat desa, ibu-ibu PKK, hingga kalangan anak dan remaja turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Dalam pelaksanaannya, tim dibagi menjadi empat kelompok. Dua tim bertugas melakukan fogging atau pengasapan ke rumah-rumah warga secara terpisah. Sementara dua tim lainnya bertindak sebagai pemburu jentik nyamuk dengan memeriksa tempat penampungan air di setiap rumah sekaligus menaburkan bubuk abate untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk.

EVP PLTU Banjarsari Putut Dwidjoseno melalui Manager Umum Faza Ikhwana menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) di bidang kesehatan.

“Program ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap kesehatan masyarakat, khususnya dalam pencegahan penyakit demam berdarah dan malaria,” ujar Faza.

Ia menambahkan, kegiatan serupa rutin dilaksanakan sebagai langkah antisipasi, terutama saat musim hujan yang rawan meningkatkan populasi nyamuk.

“Sejak setahun lalu, kami membentuk tim pemburu jentik nyamuk. Terima kasih atas dukungan semua elemen. Peran serta masyarakat sangat menentukan keberhasilan program ini,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sirahpulau Febriansyah mengapresiasi langkah nyata yang dilakukan PLTU Banjarsari. Ia menilai program tersebut sangat membantu masyarakat dalam mencegah penyebaran penyakit.

“Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini. Termasuk pembentukan tim pemburu jentik nyamuk yang sangat bermanfaat bagi warga,” ungkap Febriansyah.

Dengan sinergi antara perusahaan, tenaga kesehatan, dan masyarakat, diharapkan wilayah Kecamatan Merapi Timur dapat terbebas dari ancaman DBD dan malaria, serta tercipta lingkungan yang lebih sehat dan aman bagi seluruh warga. (Arg)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.