Target 2.000 Ton Ikan per Tahun, Bursah Gandeng Askweni Perkuat Pembangunan Desa di Lahat
Kedatangan Askweni disambut langsung Bupati Lahat Bursah Zarnubi bersama istri, Sri Meliyana, yang juga anggota DPR RI Komisi IX dari Partai Gerindra. Turut hadir para kepala OPD di lingkungan Pemkab Lahat serta anggota DPRD Lahat.
Dalam pertemuan tersebut, Bursah memaparkan sejumlah program prioritas daerah yang kini menjadi fokus utama Pemerintah Kabupaten Lahat. Sektor pertanian, perkebunan kopi, hingga pengembangan perikanan menjadi motor penggerak ekonomi yang diandalkan.
“Tahun ini kita menargetkan pengembangan perikanan seluas 12 hingga 14 hektare. Jika tahap pertama berhasil, produksi ditargetkan bisa mencapai 2.000 ton per tahun,” jelas Bursah.
Tak hanya itu, hilirisasi kopi juga terus diperkuat. Selain komoditas andalan tersebut, pengembangan perkebunan durian dan alpukat turut menjadi perhatian serius pemerintah daerah guna meningkatkan nilai tambah dan kesejahteraan petani.
70 Persen Pembangunan Difokuskan ke Desa
Bursah menegaskan, struktur masyarakat Lahat yang didominasi warga desa menuntut perubahan strategi pembangunan. Selama ini, pusat persoalan kemiskinan banyak berada di wilayah pedesaan karena pembangunan cenderung berorientasi pada kawasan perkotaan.
“Ke depan, sekitar 70 persen pembangunan akan difokuskan ke desa untuk mendorong pemerataan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Dengan mengusung semangat “Menata Kota, Membangun Desa”, Pemkab Lahat berharap potensi pertanian, perkebunan, dan perikanan benar-benar mampu menjadi lokomotif ekonomi daerah.
Askweni Siap Kawal dan Perjuangkan Kepentingan Rakyat
Sementara itu, Askweni menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat Sumatera Selatan selama lima tahun masa jabatannya. Ia menilai penguatan pendidikan menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Saya siap bekerja sama lintas partai demi kemajuan masyarakat Sumatera Selatan. Kami berharap ada komunikasi, koordinasi, dan konsolidasi dari kepala OPD. Selama perencanaan matang, kami siap mendukung. Namun sebagai legislatif, kami menjalankan fungsi pengawasan dan pengarahan,” ujarnya.
Kunjungan ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan DPR RI, khususnya dalam mendorong pembangunan yang berpihak pada desa serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lahat. (Arg)


Tidak ada komentar