Video Dugaan Pungli Viral, Polres Lahat Amankan Dua Terduga Pelaku di Jalan Houling Merapi Barat


 LAHAT, jendelasumsel.com – Gerak cepat ditunjukkan Polres Lahat menindaklanjuti video dugaan pungutan liar (pungli) yang viral di media sosial. Dalam waktu singkat, jajaran kepolisian melalui Polsek Merapi Barat berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku.

Video tersebut memperlihatkan dugaan praktik pungli berkedok penjualan air mineral di jalan houling PT IJAP, Desa Telatang, Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat. Aksi itu disebut-sebut menyasar sopir kendaraan angkutan batu bara yang melintas di kawasan tersebut.

Kapolres Lahat, Novi Edyanto, SIK, MIK didampingi Kapolsek Merapi Barat Iptu Candra Kirana, SH, MH dan Kasi Humas AKP Mastoni, SE melalui Kasubsi Penmas Aiptu Lispono, SH menegaskan pihaknya tidak akan mentolerir segala bentuk pungli yang merugikan masyarakat.

“Begitu video tersebut beredar, kami langsung melakukan penelusuran untuk mengidentifikasi pelaku dan lokasi kejadian. Ini merupakan bentuk respons cepat atas keresahan masyarakat sekaligus komitmen kami dalam memberantas pungli,” tegasnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, dua terduga pelaku berinisial C bin R dan P bin Y, warga Merapi Barat, berhasil diamankan. Keduanya diduga memaksa sopir kendaraan houling batu bara untuk membeli air mineral yang mereka jual. Diketahui, kedua terduga berperan sebagai trafficman (pengatur jalan) di wilayah tersebut.

Saat diamankan, petugas tidak menemukan barang bukti karena keduanya tidak sedang menjalankan aksinya. Namun, berbekal rekaman video serta keterangan sejumlah saksi, aparat kepolisian dapat melacak dan mengamankan keduanya dalam waktu relatif singkat.

Polres Lahat juga masih melakukan pendalaman guna memastikan ada atau tidaknya pihak lain yang terlibat dalam praktik tersebut. Pemeriksaan intensif terus dilakukan untuk mengungkap motif serta kemungkinan adanya jaringan pungli.

Jika terbukti bersalah, para terduga akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kapolres Lahat turut mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan segala bentuk pungli maupun tindakan melanggar hukum lainnya melalui Layanan 110.

Pihaknya juga mengapresiasi peran aktif warga yang berani merekam dan melaporkan kejadian tersebut. Dengan sinergi antara aparat dan masyarakat, diharapkan situasi kamtibmas di Kabupaten Lahat tetap aman dan kondusif. (Arg)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.