Pemkab Lahat Resmikan 52 Rumah Relokasi Korban Banjir di Keban Agung


LAHAT, JENDELASUMSEL.COM
– Pemerintah Kabupaten Lahat kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat terdampak bencana dengan meresmikan rumah relokasi bagi korban banjir di Desa Keban Agung, Kecamatan Mulak Sebingkai, Jumat (17/04/2026).

Peresmian tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Lahat Bursah Zarnubi bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, unsur TNI-Polri, serta Kepala Desa dan masyarakat setempat.

Kepala Desa Keban Agung, Tamadin Husen, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah terhadap warganya yang terdampak bencana. Ia mengungkapkan bahwa kawasan relokasi dibangun di atas lahan seluas kurang lebih 1,5 hektare dan masih memiliki potensi pengembangan ke depan.

“Selain rumah relokasi, di kawasan ini juga telah dibangun jalan lingkar dengan lebar sekitar 6 meter dan panjang kurang lebih 200 meter. Sebelumnya masyarakat sempat gelisah pasca banjir, namun kini sudah mulai merasa tenang dengan adanya bantuan ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Lahat, Limra Naupan, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari penanganan jangka panjang pascabencana.

Menurutnya, banjir bandang yang terjadi pada tahun 2023 menyebabkan kerusakan parah hingga hampir 60 rumah warga hanyut. Pemerintah daerah kemudian mengambil langkah cepat dengan pengadaan lahan dan pembangunan hunian baru.

“Sebanyak 52 unit rumah telah selesai dibangun di atas lahan relokasi ini. Sebelumnya, pada tahun 2020 juga telah dilakukan relokasi dengan pembangunan 10 unit rumah di sekitar kantor Camat Mulak Sebingkai,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lahat Bursah Zarnubi menegaskan bahwa pembangunan rumah relokasi ini sepenuhnya dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebagai bentuk nyata kehadiran pemerintah.

“Ini bukti bahwa pemerintah hadir untuk masyarakat. Kami berharap rumah ini dapat ditempati dengan baik, menjadi tempat tinggal yang aman, nyaman, dan membawa keberkahan bagi para penghuninya,” ungkapnya.

Dengan diresmikannya kawasan relokasi ini, para korban banjir diharapkan dapat kembali menjalani kehidupan secara normal dengan lingkungan hunian yang lebih layak serta terbebas dari ancaman bencana di masa mendatang. (Arg)



Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.