Robusta Lahat Jadi Sorotan di V60 Fun Battle HUT Lahat 2026, Peserta Didominasi Barista Pagaralam
Menariknya, meski digelar di Kabupaten Lahat sebagai tuan rumah, mayoritas peserta justru berasal dari Kota Pagaralam. Total sebanyak 36 peserta ambil bagian dalam kompetisi ini. Selain dari Pagaralam, peserta juga datang dari Palembang dan Muara Enim.
Minimnya keterlibatan peserta asal Lahat menjadi perhatian tersendiri bagi para pegiat kopi lokal. Namun kondisi itu justru dinilai sebagai peluang untuk semakin mendorong generasi muda mengenal sekaligus mempromosikan kopi khas daerahnya sendiri.
Sejak awal acara, suasana kompetisi berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Para peserta tampak serius menyiapkan racikan terbaik mereka sambil berdiskusi mengenai teknik brewing, karakter biji kopi, hingga metode ekstraksi V60.
Penanggung jawab kegiatan, Nanda A. Lubis, mengatakan tingginya antusiasme peserta luar daerah menunjukkan budaya kopi di Sumatera Selatan berkembang cukup pesat.
“Mayoritas peserta memang dari Pagaralam. Mereka sangat antusias mengikuti event seperti ini. Harapan kami tentu ke depan semakin banyak pemuda dan warga Lahat ikut terlibat sekaligus membantu mempromosikan kopi Robusta Lahat,” ujar Nanda, Sabtu (23/5).
Menurutnya, kopi lokal Lahat memiliki potensi besar untuk dikenal lebih luas apabila terus didukung melalui event komunitas dan kompetisi kreatif seperti V60 Fun Battle.
Ajang yang digelar Barista Lahat Community bersama Dangau Coffee & Eatery itu juga dipadati pengunjung yang penasaran menyaksikan teknik para barista saat menyeduh kopi. Setiap peserta tampil dengan gaya dan ciri khas racikan masing-masing demi memikat dewan juri.
Rangkaian kegiatan dimulai dari workshop, sesi cupping coffee, babak penyisihan, hingga final battle yang berlangsung kompetitif namun tetap santai dan penuh keakraban. Panitia juga menyiapkan total hadiah sebesar Rp10 juta bagi para pemenang.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, Kamis hingga Sabtu (21-23 Mei 2026), diharapkan mampu menjadi pemicu berkembangnya budaya ngopi sekaligus promosi kopi lokal di Kabupaten Lahat.
“Semoga semakin banyak cafe di Lahat mengadakan event serupa. Ini bukan hanya soal lomba, tapi bagaimana kopi Robusta Lahat semakin dikenal dan anak muda ikut bangga dengan kopi daerahnya sendiri,” tambah Nanda.
Malam puncak kegiatan turut dihadiri Widya Ningsih sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap perkembangan komunitas kopi dan promosi produk lokal Kabupaten Lahat. (Arg)

Tidak ada komentar