Kapolres Muara Enim Sosialisasikan Pencegahan Karhutla dan Resmikan "TONG BESI" di Polsek Lawang Kidul


MUARA ENIM, JendelaSumsel.com
– Kapolres Muara Enim, AKBP Hendri Syaputra, S.I.K., M.H., menggelar sosialisasi pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sekaligus meresmikan "TONG BESI" (Tongkrongan Bada Pelisi) di Mapolsek Lawang Kidul, Jumat (7/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB tersebut dihadiri unsur Forkopimcam Lawang Kidul, jajaran TNI-Polri, perwakilan perusahaan, tokoh agama, tokoh masyarakat, kepala desa dan lurah se-Kecamatan Lawang Kidul, serta berbagai organisasi kemasyarakatan.

Kapolres Muara Enim tiba di Mapolsek Lawang Kidul sekitar pukul 08.00 WIB sebelum memulai rangkaian kegiatan yang diawali dengan sosialisasi karhutla, penyerahan bantuan sosial, hingga peresmian inovasi pelayanan masyarakat "TONG BESI".

Dalam sambutannya, Kapolsek Lawang Kidul IPTU Chandra Kirana, SH., M.H., menegaskan bahwa pencegahan karhutla menjadi prioritas bersama seluruh pemangku kepentingan di wilayah hukumnya.

Menurutnya, Polsek Lawang Kidul telah bersinergi dengan Forkopimcam, Bhabinkamtibmas, Babinsa, pemerintah desa, tim Trantib, Damkar, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, hingga perusahaan untuk melakukan sosialisasi secara masif kepada masyarakat, terutama di wilayah yang rawan kebakaran hutan dan lahan.

Ia menjelaskan sejumlah langkah yang telah dilakukan, mulai dari sosialisasi kepada masyarakat, rapat koordinasi lintas instansi, pengecekan titik panas (hotspot), hingga rencana pelaksanaan apel kesiapsiagaan tingkat Kecamatan Lawang Kidul dan Tanjung Agung.

Kapolsek juga mengungkapkan terdapat tiga desa yang menjadi perhatian khusus karena kerap muncul titik panas, yakni Desa Keban Agung, Desa Lingga, dan Desa Darmo. Ketiga wilayah tersebut merupakan kawasan perkebunan dan pertambangan yang mendapat dukungan dari sejumlah perusahaan, seperti PT Bukit Asam (PTBA), PT MME, PT BSP, PT SBS, dan PT MHP dalam upaya sosialisasi serta pencegahan karhutla.

Selain fokus pada pencegahan karhutla, Polsek Lawang Kidul juga terus menjalankan berbagai program pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), di antaranya patroli subuh keliling, patroli dialogis malam hari untuk mencegah aksi tawuran remaja, balap liar, tindak pidana 3C (curat, curas, dan curanmor), serta mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (Siskamling).

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek memperkenalkan inovasi "TONG BESI" (Tongkrongan Bada Pelisi) yang kemudian diresmikan langsung oleh Kapolres Muara Enim.

Menurutnya, TONG BESI merupakan ruang komunikasi bagi personel Polri, khususnya Bhabinkamtibmas, untuk membangun kemitraan, menyerap aspirasi masyarakat, menyelesaikan berbagai persoalan (problem solving), memberikan edukasi, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri yang humanis.

Selain itu, Polsek Lawang Kidul juga menjalankan program sosial "Serbu Berbagi", yang merupakan implementasi program Kapolda Sumatera Selatan bertajuk "Sudahkah Anda Berbuat Baik Hari Ini". Melalui program tersebut, personel menyisihkan sedekah seribu rupiah setiap hari yang kemudian diwujudkan dalam bantuan sembako setiap Jumat bekerja sama dengan Komunitas Enim Baik.

Sementara itu, Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra dalam sosialisasinya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan, terutama di tengah musim kemarau.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan pencegahan karhutla tidak hanya bergantung pada aparat, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh lapisan masyarakat agar lingkungan tetap terjaga dan bencana dapat dicegah sejak dini.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres juga menyerahkan bantuan sosial secara simbolis kepada 100 orang penerima dari total 300 sasaran yang telah direncanakan. Bantuan diberikan kepada Masyarakat Peduli Api, warga terdampak musim kemarau, serta masyarakat kurang mampu. Sementara 200 paket bantuan lainnya akan disalurkan melalui para Bhabinkamtibmas Polsek Lawang Kidul.

Kapolres turut memberikan apresiasi terhadap berbagai inovasi yang dijalankan Polsek Lawang Kidul dalam mendekatkan Polri dengan masyarakat.

Menurutnya, program seperti patroli subuh keliling, patroli dialogis malam hari, kegiatan sosial Serbu Berbagi, hingga kehadiran TONG BESI menjadi langkah nyata dalam membangun pelayanan kepolisian yang humanis dan semakin dicintai masyarakat.

Usai meresmikan TONG BESI, Kapolres bersama rombongan meninjau ruang pelayanan Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK), ruang Reserse Kriminal (Reskrim), serta kompleks asrama Polsek Lawang Kidul. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 11.00 WIB dalam suasana aman, tertib, dan penuh kebersamaan. (Arg)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.