Kakanwil Ditjenpas Sumsel Tinjau Lapas Lahat, Tekankan Integritas dan Penguatan Tugas Pemasyarakatan

LAHAT, jendelasumsel.com — Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumatera Selatan, Erwedi Supriyatno, Bc.IP., S.H., M.H., melakukan kunjungan kerja ke Lapas Kelas IIA Lahat pada Selasa (25/11/2025). Kunjungan ini dalam rangka penguatan tugas dan fungsi (tusi) Pemasyarakatan sekaligus memastikan layanan pembinaan dan pengamanan berjalan sesuai standar.

Setibanya di Lapas Lahat, Kakanwil langsung meninjau sejumlah fasilitas seperti dapur, klinik, sekretariat Legal Clinic Collaboration (LCC), area bimbingan kerja, blok hunian, hingga proyek pembangunan kamar hunian tambahan. Erwedi juga berinteraksi langsung dengan warga binaan untuk memastikan pelayanan Pemasyarakatan berlangsung humanis dan akuntabel.

Kepala Lapas Kelas IIA Lahat, Reza Meidiansyah Purnama, A.Md.IP., S.H., M.Si., menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kakanwil. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas layanan.

“Arahan Bapak Kakanwil sangat penting sebagai panduan kami dalam memperkuat integritas, profesionalisme, dan pelaksanaan program Pemasyarakatan di Lahat,” ujar Kalapas.

Kegiatan penguatan ini juga dihadiri Kepala Bapas Lahat, Perimansyah, S.Sos., M.M., dan jajaran sebagai wujud sinergi antar-UPT Pemasyarakatan di wilayah Lahat.

Dalam arahannya, Kakanwil menekankan pentingnya menjaga integritas, profesionalisme, dan keteladanan seluruh pegawai. Ia meminta agar hak-hak dasar warga binaan tetap dipenuhi, mulai dari layanan kesehatan, pembinaan, makanan, hingga layanan komunikasi yang tertib sesuai aturan.

Erwedi juga menyoroti pelaksanaan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pemberantasan narkoba dan penyalahgunaan handphone di dalam Lapas.

“Saya tidak akan kompromi terhadap pegawai yang bermain dengan HP dan narkoba. Jika setelah peringatan ini masih ditemukan pelanggaran, saya sendiri yang akan menindak tegas,” tegasnya.

Selain itu, Kakanwil mengapresiasi program pembinaan yang telah berjalan, termasuk Legal Clinic Collaboration (LCC) yang memberi akses layanan hukum secara humanis kepada warga binaan. Ia juga mendorong peningkatan kemandirian melalui UMKM Pemasyarakatan serta program penguatan ketahanan pangan.(Arg)


Kegiatan diakhiri dengan penyerahan Buku Panduan Pengentasan Buta Aksara, salah satu program Kelas Merah Putih Lapas Lahat, dan foto bersama seluruh jajaran.

Kunjungan ini menegaskan komitmen Lapas Kelas IIA Lahat dalam mewujudkan Pemasyarakatan yang modern, berintegritas, serta semakin dekat dengan masyarakat melalui pelayanan yang profesional dan humanis.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.