Penurunan Stunting Diakui Kemendagri, Lahat Dapat Penghargaan Daerah Berkinerja Baik
Penghargaan ini diberikan pada kegiatan Diseminasi Hasil Penandaan, Pelacakan, dan Evaluasi Anggaran Intervensi Gizi, yang digelar Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kemendagri di Green Forest Bogor, Kota Bogor, Selasa (25/11/2025). Acara tersebut dihadiri perwakilan dari 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota se-Indonesia.
Peran Strategis Sekda dalam Pengendalian Program Stunting
Dalam kegiatan tersebut, Kemendagri menegaskan pentingnya peran Sekretaris Daerah dalam memastikan keberlanjutan dan ketepatan perencanaan program intervensi stunting di daerah. Sekda dinilai memiliki posisi strategis dalam mengendalikan proses perencanaan dan administrasi anggaran, khususnya bagi perangkat daerah yang terlibat langsung dalam penanganan stunting.
Peran tersebut meliputi penguatan koordinasi lintas OPD, pengawasan intervensi spesifik dan sensitif, serta memastikan program berjalan sesuai kebutuhan lapangan.
Wujud Komitmen Pemkab Lahat
Kehadiran Sekda Lahat pada kegiatan nasional ini disebut sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Lahat dalam memperkuat tata kelola, integrasi data, serta penganggaran program penurunan stunting. Selain itu, Sekda juga mengikuti sesi koordinasi teknis terkait transformasi kebijakan dari delapan menjadi tujuh aksi konvergensi stunting yang akan diterapkan pada periode 2025–2029.
Penilaian terhadap 197 Daerah
Kepala Dinas Kominfo Lahat, Ety Listina, SP, menjelaskan bahwa penghargaan tersebut bukan diraih secara instan.
“Penghargaan yang diterima Kabupaten Lahat diberikan setelah melalui proses penilaian terhadap 197 daerah berdasarkan kinerja penurunan stunting sepanjang tahun 2024,” ujarnya.
Ety menambahkan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Lahat di bawah kepemimpinan Bupati Lahat H. Bursah Zarnubi dan Wakil Bupati Widya Ningsih, SH., MH., untuk terus memperkuat sinergi lintas perangkat daerah demi menurunkan angka stunting secara berkelanjutan.
Penguatan Peran Hingga ke Tingkat Desa
Ke depan, Pemkab Lahat juga akan meningkatkan peran camat, lurah, dan kepala desa dalam analisis situasi lapangan untuk memperkuat kualitas data dan efektivitas intervensi.
Dengan capaian ini, Kabupaten Lahat semakin menegaskan komitmennya dalam percepatan penurunan stunting sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di masa mendatang.
(Arg)


Tidak ada komentar