Angka Kecelakaan Naik Tajam, Polres OKI Gelar Operasi Keselamatan Musi 2026
OKI, jendelasumsel.com – Polres Ogan Komering Ilir (OKI) resmi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Musi 2026 di halaman Mapolres OKI, Senin (2/2/2026). Operasi ini menjadi langkah strategis kepolisian dalam menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, nyaman, dan selamat menjelang bulan suci Ramadan serta Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Apel dipimpin langsung oleh Wakapolres OKI, KOMPOL Harsono, S.H., M.M., serta dihadiri Staf Ahli Bupati OKI Aris Panani, S.P., M.Si., unsur TNI, instansi terkait, dan seluruh peserta apel.
Dalam amanatnya, KOMPOL Harsono menyampaikan pesan Kapolda Sumsel terkait dinamika lalu lintas yang semakin kompleks seiring meningkatnya jumlah kendaraan dan pertumbuhan penduduk. Sayangnya, kondisi tersebut belum diimbangi dengan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.
“Berdasarkan evaluasi Operasi Keselamatan Musi tahun 2024 dibandingkan 2025, terjadi peningkatan signifikan yang harus menjadi perhatian bersama,” ungkapnya.
Ia membeberkan data yang cukup memprihatinkan. Jumlah kecelakaan lalu lintas melonjak dari 30 kasus menjadi 87 kasus, atau naik sekitar 190 persen. Korban meninggal dunia meningkat dari 8 orang menjadi 17 orang (naik 113 persen). Sementara itu, korban luka berat melonjak drastis dari 3 orang menjadi 28 orang atau naik sekitar 833 persen, dan korban luka ringan meningkat dari 38 orang menjadi 83 orang (naik 118 persen).
Tak hanya itu, jumlah pelanggaran lalu lintas juga mengalami kenaikan hingga 72 persen, meskipun tren penindakan tilang menurun dan teguran meningkat.
“Data ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas masih perlu ditingkatkan. Di sinilah peran kita untuk hadir, mengingatkan, dan mencegah terjadinya kecelakaan,” tegas Harsono.
Menurutnya, persoalan lalu lintas tidak bisa ditangani oleh Satuan Lalu Lintas semata. Dibutuhkan sinergi dan koordinasi lintas instansi dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
Operasi Keselamatan Musi 2026 yang digelar Polda Sumatera Selatan bersama jajaran Polres mengusung tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman, dan Selamat Menjelang Operasi Ketupat 2026.”
Adapun sasaran prioritas operasi meliputi penggunaan knalpot brong, truk tidak sesuai spesifikasi pabrikan, kendaraan pribadi yang menggunakan sirine dan rotator ilegal, TNKB tidak sesuai aturan, travel liar, kendaraan angkutan barang yang mengangkut orang, kendaraan penumpang tidak laik jalan, pengendara sepeda motor tanpa helm SNI, berboncengan lebih dari satu orang, hingga kendaraan wisata yang parkir di bahu jalan.
Operasi ini akan dilaksanakan dengan pendekatan preemtif, preventif, serta penegakan hukum secara proporsional.
“Polisi tidak hanya hadir untuk menindak, tetapi juga mendidik dan mengingatkan masyarakat agar tertib berlalu lintas,” jelasnya.
Melalui Operasi Keselamatan Musi 2026, diharapkan dapat meningkatkan disiplin masyarakat, menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, menurunkan fatalitas korban, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri.
Menutup amanatnya, KOMPOL Harsono menekankan kepada seluruh personel agar mengedepankan profesionalisme dan pendekatan humanis selama operasi berlangsung.
“Siapkan mental dan fisik, bertindak tegas namun humanis, serta selalu terapkan senyum, sapa, dan salam kepada masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu, usai apel, Wakapolres OKI menyampaikan bahwa titik fokus Operasi Keselamatan Musi 2026 berada di seluruh jalan arteri, termasuk akses keluar-masuk Tol Mesuji dan Tol Celikah.
Ia juga mengimbau masyarakat Kabupaten OKI untuk mematuhi peraturan lalu lintas, saling menghormati sesama pengguna jalan, dan meningkatkan disiplin demi keselamatan bersama. (0ni)


Tidak ada komentar