OKI Gelar Renungan Suci, Kenang Jasa Para Pahlawan
OKI, JendelaSumsel.com – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar Apel Kehormatan dan Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kesuma Bangsa, Kayuagung, Sabtu,(14/8) pukul 23.30 WIB.
Kegiatan tersebut berlangsung khidmat, lampu taman makam dipadamkan. Dua obor dinyalakan, memberikan penghormatan kepada para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan.
Sebanyak 95 pahlawan dimakamkan di TMP Kesuma Bangsa. Dalam apel tersebut, Komandan Kodim (Dandim) 0402/OKI Letkol Inf Gunawan Wibisono, S.H bertindak selaku inspektur apel dan membacakan naskah Apel Kehormatan dan Renungan Suci.
Gunawan mengatakan renungan suci menjadi momentum untuk kembali mengenang jasa dan pengorbanan para pahlawan.
“Malam ini kita hadir untuk mengenang dan menghormati para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi kemerdekaan. Pengorbanan mereka menjadi amanah bagi generasi penerus untuk menjaga keutuhan bangsa dan negara,” ujarnya.
Ia mengatakan semangat perjuangan para pahlawan harus diteruskan dalam bentuk pengabdian sesuai tugas masing-masing.
“Perjuangan hari ini tentu berbeda dengan perjuangan pada masa lalu. Namun, semangatnya tetap sama, yakni memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara. Mari kita isi kemerdekaan dengan kerja nyata, menjaga persatuan dan memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat,” ungkap Gunawan.
Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki mengatakan renungan suci bukan sekadar kegiatan seremonial dalam rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI. Kegiatan tersebut menjadi ruang untuk merefleksikan kembali nilai perjuangan yang diwariskan para pahlawan.
“Kemerdekaan yang kita rasakan hari ini tidak datang begitu saja. Ada pengorbanan, air mata bahkan nyawa yang diberikan para pahlawan. Karena itu, momentum renungan suci ini mengingatkan kita untuk tidak melupakan sejarah dan terus menghargai jasa mereka,” kata Muchendi.
Menurut Muchendi, generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk meneruskan perjuangan melalui pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Kalau dulu para pahlawan berjuang dengan senjata, hari ini perjuangan kita adalah membangun daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjaga persatuan. Semangat perjuangan itu harus terus kita hidupkan dalam setiap pengabdian,” ujarnya.
Suasana hening di TMP Kesuma Bangsa semakin terasa ketika pembacaan naskah renungan suci berlangsung di bawah cahaya dua obor. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa dan penghormatan kepada arwah para pahlawan. (Red)

Tidak ada komentar