Tabrakan Dump Truck dan Bus AMM di Jalintim Lahat, Arus Lalu Lintas Sempat Macet


LAHAT, jendelasumsel.com
— Arus lalu lintas di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera, tepatnya di Desa Kebur, Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat, sempat tersendat setelah dump truck dan bus PT Antareja Mahada Makmur (AMM) terlibat kecelakaan, Rabu (30/9) pagi.

Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Tabrakan melibatkan dua kendaraan yang kemudian mengalami kerusakan dan sempat berada di badan jalan.

Posisi kendaraan yang terlibat kecelakaan menghambat arus lalu lintas di Jalintim Sumatera. Akibatnya, kendaraan yang melintas dari kedua arah harus bergerak lebih lambat hingga petugas melakukan penanganan.

Mendapat laporan kecelakaan, personel Polsek Merapi Barat langsung bergerak menuju lokasi.

Petugas kemudian melakukan pengaturan lalu lintas sekaligus mengurai kepadatan kendaraan agar arus lalu lintas tetap berjalan.

Kapolres Lahat AKBP Novi Edyanto, S.IK., M.IK., melalui Kapolsek Merapi Barat AKP Edward Gultom mengatakan, personel langsung diterjunkan ke lokasi setelah menerima informasi kecelakaan.

“Anggota langsung kami arahkan ke lokasi untuk melakukan pengaturan lalu lintas dan mengurai kemacetan akibat kecelakaan,” ujar Edward.

Kendaraan Dievakuasi, Lalu Lintas Kembali Lancar

Selain mengatur arus kendaraan, polisi turut membantu proses evakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan.

Sekitar pukul 07.25 WIB, kendaraan pengangkut dari perusahaan tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi.

Proses tersebut dilakukan agar kendaraan yang sebelumnya menghambat badan jalan dapat segera dipindahkan sehingga jalur kembali bisa dilalui dengan normal.

Setelah proses penanganan dan evakuasi dilakukan, kondisi lalu lintas mulai berangsur normal.

Sekitar pukul 08.00 WIB, arus kendaraan di kawasan tersebut kembali lancar.

Sementara itu, polisi masih melakukan penanganan dan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan yang melibatkan dump truck dan bus PT AMM tersebut.

Hingga saat ini, penanganan perkara masih dilakukan oleh pihak kepolisian.

(Arg)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.