214 Mahasiswa Lahat Terima Beasiswa Beladas, Widia Ningsih Berharap Cakupan Diperluas hingga Desil 10


 LAHAT, JENDELA SUMSEL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat kurang mampu melalui program Beasiswa Anak Lahat Jadi Sarjana (Beladas). Hingga 2026, sebanyak 214 mahasiswa telah terverifikasi dan menerima manfaat program beasiswa tersebut.

Komitmen itu ditegaskan dalam kegiatan technical meeting bagi calon penerima Beasiswa Beladas yang digelar Dinas Sosial Kabupaten Lahat di Gedung Pertemuan Pemkab Lahat, Senin (19/10/2026).

Program Beladas menyasar mahasiswa asal Kabupaten Lahat yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi negeri dan berasal dari keluarga kurang mampu. Selain membantu meringankan beban biaya pendidikan, program ini diharapkan menjadi salah satu upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mendukung pengentasan kemiskinan di Kabupaten Lahat.

Ketua Tim Verifikasi Beasiswa Beladas Kabupaten Lahat, Izromaita, dalam laporannya menyampaikan bahwa ratusan mahasiswa telah mendaftarkan diri sebagai calon penerima manfaat. Para pendaftar tersebut berasal dari kelompok Desil 1 hingga Desil 5.

Berdasarkan hasil verifikasi, sebanyak 96 mahasiswa dinyatakan lolos dan telah menerima manfaat program pada 2025. Sementara pada 2026, terdapat 120 mahasiswa yang telah terverifikasi sebagai penerima manfaat Beladas.

Dengan demikian, total mahasiswa yang telah menerima manfaat program Beladas pada 2025 dan 2026 mencapai 214 orang.

Wabup Widia Ningsih: Beladas Jadi Program Unggulan Pemkab Lahat

Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih, menegaskan bahwa Beladas merupakan salah satu program unggulan yang dijalankan pada masa kepemimpinannya bersama Bupati Lahat, Bursah Zarnubi.

Menurut Widia, program ini merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap masa depan generasi muda, terutama anak-anak Lahat yang memiliki semangat dan kemampuan untuk melanjutkan pendidikan, tetapi menghadapi keterbatasan ekonomi keluarga.

Melalui Beladas, Pemkab Lahat berupaya membuka kesempatan lebih luas agar kondisi ekonomi tidak menjadi penghalang bagi putra-putri daerah untuk meraih pendidikan tinggi.

“Program Beladas merupakan bagian dari ikhtiar menuju cita-cita itu,” ujar Widia.

Ia menjelaskan, penerima manfaat saat ini masih diprioritaskan bagi mahasiswa yang berasal dari kelompok Desil 1 hingga Desil 5. Namun, pemerintah daerah berharap ke depan cakupan penerima beasiswa dapat diperluas sehingga semakin banyak masyarakat yang berkesempatan mendapatkan dukungan pendidikan.

“Kita berharap ke depan cakupan penerima dapat diperluas hingga Desil 10 sesuai dengan regulasi,” tegasnya.

Rencana perluasan tersebut diharapkan dapat membuka peluang bagi lebih banyak mahasiswa asal Kabupaten Lahat untuk melanjutkan pendidikan tinggi, dengan tetap mengacu pada ketentuan dan regulasi yang berlaku.

Mahasiswa Diminta Kuliah Serius dan Raih Prestasi

Dalam kesempatan itu, Widia Ningsih juga berpesan kepada para penerima Beasiswa Beladas agar memanfaatkan bantuan yang diberikan pemerintah secara maksimal.

Ia meminta mahasiswa untuk belajar dengan sungguh-sungguh, menjaga semangat selama menjalani perkuliahan, menyelesaikan pendidikan tepat waktu, serta berusaha meraih prestasi terbaik.

Menurutnya, kesempatan memperoleh pendidikan tinggi harus menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi masa depan.

Pemkab Lahat berharap para penerima beasiswa nantinya dapat menjadi generasi muda yang berpendidikan, mandiri, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.

Keberhasilan mereka juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pelajar dan mahasiswa lainnya di Kabupaten Lahat agar tidak menyerah dalam mengejar cita-cita meskipun menghadapi keterbatasan ekonomi.

Pantau Perkuliahan Mahasiswa Lewat Zoom

Sebagai bagian dari upaya memantau perkembangan penerima beasiswa, Widia Ningsih turut berinteraksi secara daring melalui Zoom dengan sejumlah mahasiswa yang telah menerima manfaat Beladas dan saat ini sedang menjalani perkuliahan.

Melalui komunikasi tersebut, Pemkab Lahat berkesempatan mendengar secara langsung perkembangan studi para mahasiswa sekaligus memberikan motivasi agar mereka tetap bersemangat menyelesaikan pendidikan.

Langkah ini menjadi bagian dari perhatian pemerintah daerah agar bantuan pendidikan tidak hanya tersalurkan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi keberlanjutan pendidikan mahasiswa penerima.

Program Beladas diharapkan menjadi investasi jangka panjang Pemkab Lahat dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Dengan semakin terbukanya akses pendidikan tinggi, generasi muda diharapkan mampu meningkatkan taraf hidup keluarga sekaligus mengambil peran dalam pembangunan Kabupaten Lahat pada masa mendatang.

(Arg)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.