Hadapi Musim Kemarau, Pemkab Lahat Perkuat Pencegahan Karhutla, 13 Kelompok Tani Peduli Api Disiagakan
LAHAT, JendelaSumsel.com – Mengantisipasi meningkatnya potensi kebakaran hutan, kebun, dan lahan (karhutla) saat musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Lahat bergerak cepat memperkuat langkah pencegahan. Melalui Dinas Perkebunan, Pemkab Lahat menggelar sosialisasi pencegahan karhutla dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan sebagai upaya membangun kesiapsiagaan sejak dini.
Kegiatan yang digelar di Hotel Calista Lahat, Kamis (9/7), tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, aparat penegak hukum, BPBD, Manggala Agni Kementerian Kehutanan, perusahaan perkebunan, hingga kelompok tani yang selama ini menjadi mitra pemerintah dalam menjaga kawasan perkebunan dari ancaman kebakaran.
Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Lahat, Vivi Anggraeni, menegaskan bahwa pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi seluruh elemen, baik pemerintah maupun masyarakat.
"Selain meningkatkan pemahaman masyarakat, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, perusahaan perkebunan, dan masyarakat agar upaya pencegahan kebakaran dapat berjalan lebih efektif," ujar Vivi saat membuka kegiatan.
Menurutnya, edukasi kepada masyarakat menjadi salah satu kunci utama dalam menekan angka kebakaran hutan dan lahan. Semakin tinggi kesadaran masyarakat, semakin besar pula peluang mencegah terjadinya kebakaran yang dapat merusak lingkungan maupun mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat.
Sebagai bentuk penguatan di tingkat lapangan, Dinas Perkebunan Kabupaten Lahat terus mendorong pembentukan Kelompok Tani Peduli Api (KTPA) yang bertugas membantu pemerintah melakukan pemantauan, deteksi dini, hingga penanganan awal apabila ditemukan titik api.
"Komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mewujudkan sektor perkebunan yang aman, produktif, dan berkelanjutan," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Perkebunan (PSP) Dinas Perkebunan Kabupaten Lahat, Erwan Andawan, mengungkapkan bahwa hingga saat ini telah terbentuk 13 Kelompok Tani Peduli Api yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Lahat.
Keberadaan kelompok tersebut dinilai sangat strategis karena menjadi garda terdepan dalam membantu pemerintah melakukan patroli, deteksi dini, pencegahan, hingga penanganan awal kebakaran sebelum meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.
Sosialisasi tersebut dibuka oleh Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Lahat, M. Ichsan Fadli. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Lahat berharap koordinasi antara pemerintah, aparat keamanan, perusahaan perkebunan, dan masyarakat semakin solid sehingga upaya pencegahan karhutla dapat berjalan optimal, khususnya menjelang puncak musim kemarau.
Pemkab Lahat juga mengajak seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Langkah pencegahan sejak dini dinilai menjadi cara paling efektif untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus melindungi sektor perkebunan yang menjadi salah satu penopang perekonomian daerah.
(Arg)
#PemkabLahat #Karhutla #DinasPerkebunanLahat #KelompokTaniPeduliApi
Tidak ada komentar